ID Card atau tanda pengenal atau tanda identitas saat ini terbilang wajib bagi perusahaan atau instansi. Dibuat agar kemudahan orang untuk mengenali pemakai nya, sering juga dipakai untuk absensi.

ID card sebenarnya memiliki jenis yang bermacam-macam. Mulai dari kartu biasa, kartu magnetic, kartu chip / kartu rfid, dan satu lagi yang sekarang sudah mulai ramai id card dengan basis uang elektronik. Penasaran kan? Yuk simak penjelasan tentang jenis id card dibawah ini.

  • Kartu Biasa

Kartu jenis ini adalah id card yang paling sering kita jumpai, tidak dilengkapi dengan chip atau teknologi lainnya, jadi informasi tentang identitas diri hanya tercetak di permukaan kartu saja. Contoh kartu ini misalnya KTP, SIM, atau ID card perusahaan biasa.

  • Kartu Magnetic

ID card ini menggunakan teknologi magnetik dengan memiliki ciri tanda panel hitam di belakang kartu yang berguna untuk menyimpan data pengguna id card magnetic ini. Cara penggunaannya biasanya digesek atau atau memasukan kartu pada reader magnetic.

  • Kartu RFID

Jenis ID Card ini memang tergolong lebih mahal, karena kartu ini memiliki chip yang menyimpan semua informasi penggunanya. Kartu ini sering kita jumpai di kartu id card kantoran. Kartu ini sering dipakai untuk akses gedung, lift, absensi, dan lain-lain.

  • ID Card Multifungsi

ID Card ini terbilang seperti id card custom, yaitu uang elektronik yang dicetak custom dengan data diri Anda dan perusahaan. ID card ini sangat berguna untuk pembayaran cashless, seperti untuk pembayaran transportasi, toll, minimarket, parkir, dan lain-lain.

Jenis id card di atas dapat Anda custom sesuai dengan desain yang Anda inginkan. Lalu kenapa harus membuat id card custom? Yang pertama tentu untuk karyawan akan akan lebih terlihat kompak, dan akan memudahkan karyawan untuk saling berbaur. Selain itu dari segi keamanan pun akan mudah mengidentifikasi mana karyawan kantor dan mana yang bukan. Saat akan membuat desain id card sendiri, Anda harus memperhatikan hal hal berikut ini.

  • Ukuran

Ukuran standar untuk id card biasanya 8.5 cm x 5.5 cm. Sesuaikan desain gambar background Anda dengan ukuran id card jadi. Biasanya untuk ukuran gambar sendiri yaitu 1627 x 800 px.

  • Warna

Tentu Anda harus menentukan warna untuk dasar id card Anda, warna tema nya bisa disamakan dengan warna perusahaan Anda. dan untuk pemilihan warna Anda dapat baca artikel berikut: Mengetahui Pentingnya Psikologi Warna pada Branding 

  • Font

Salah satu kegunaaan id card adalah agar identitas pemakai mudah untuk diketahui, sehingga sangat penting jika font yang dicetak jelas terlihat.

Setelah mengetahui hal penting apa yang harus diperhatikan saat mendesain ID Card, Anda tinggal kunjungi website Printerous untuk membuat ID Card Anda disini. Anda dapat membuat id card sesuai dengan yang Anda mau dengan dilengkapi pilihan dan material yang terbaik.

Selain membuat ID card biasa, ada 1 lagi trik untuk membuat id card yang serbaguna. Anda dapat membuat ID card yang dapat dipakai sebagai uang elektronik. Caranya bagaimana? Simak penjelasannya dibawah.

Anda harus memilih dulu platform bank apa yang akan Anda pakai. Ada 3 platform bank yaitu BRI dengan BRIZZI nya, Mandiri dengan E-money nya, dan BCA dengan Flazz. Saat ini ketiga kartu ini pemakaian sudah tersebar luas, dan cara isi ulang nya pun sangat mudah. Setelah menentukan platform yang akan Anda pakai, siapkan desain nya. Desain untuk ID card seperti biasa harus terlihat jelas nama dan logo serta informasi nya. Setelah itu tentukan sisi yang akan dicetak dan Anda juga dapat menentukan saldo dari uang elektronik yang akan Anda cetak. Sebenarnya Anda cukup kunjungi website printerous di sini untuk dapat membuat ID Card dengan basis uang elektronik dengan mudah.

Sekian penjelasan tentang membuat ID card dan jenis – jenis ID card. Printerous selalu hadir untuk memberikan solusi mencetak yang mudah, kunjungi website Printerous untuk mencetak ID Card Custom dan rasakan kemudahan dan kepraktisannya.