Kesempatan Untuk Berkarya 

Kesempatan Untuk Berkarya 

Meet The Printizen*: Wawan Kurniawan – Head of Technology, Printerous

….Terus berkarya dan bekerjalah yang membuat kita berharga. -Abdurrahman Wahid. Sepenggal kata bijak ini memberikan sebuah semangat bagi Wawan Kurniawan dalam masa karirnya sebagai seorang programmer. Ia tidak hanya fokus mengerjakan pekerjaan yang tertulis dalam job description, tetapi lebih pada membuat sebuah karya yang ia banggakan.

Sebelum bekerja di Printerous, Wawan, panggilan akrabnya, bekerja di salah satu perusahaan konsultan IT. Suatu saat, kantornya mendapat proyek untuk membuat produk streaming event berskala dunia yang harus diselesaikan dalam waktu 3 bulan. Selama mengerjakan proyek ini, setiap hari Wawan mendapatkan tekanan. Tekanan tersebut bukan hanya berupa beban kerja, tetapi juga situasi kerja yang kurang mendukung. Dalam bekerja, Wawan tidak hanya mementingkan tentang minatnya terhadap pekerjaan yang dilakukan, tetapi juga situasi lingkungan saat bekerja. Tantangan lainnya adalah aspirasi Wawan terhadap pekerjaan berbeda dengan aspirasi perusahaan.

Akhirnya di Agustus 2017, Wawan bergabung di Printerous sebagai Head of Technology dimana ia diberikan kesempatan untuk mengembangkan dan memimpin tim Technology (Tech) Printerous. Wawan banyak belajar tentang value Printerous yaitu EXCEL: Enthusiasm, Xcellent, Commitment, Engagement and Leadership. Ia mengaplikasikannya langsung, dimana salah satunya adalah Commitment. Wawan dan tim berdedikasi tinggi kepada kepuasan klien, partner, Printizen (sebutan karyawan di Printerous), dan shareholder. Tim Tech berkarya dengan membangun sebuah sistem yang digunakan oleh klien, in-house Printerous dan partner, sehingga setiap user dapat mengerjakan tugas mereka dengan baik dan tentu saja membantu mewujudkan visi dan misi Printerous.

Setiap karya yang dibuat Wawan dan tim didasarkan oleh satu hal yaitu bagaimana memberikan impact lebih untuk perusahaan. Di Printerous, Wawan merasa puas karena di sini ia dapat melihat bagaimana produk yang dibangun dan dikerjakan bisa bermanfaat bagi orang lain. Printerous membuat Wawan bertumbuh dan berkembang lewat karya-karyanya yang terefleksikan dari sistem yang telah digunakan oleh klien, partner, dan Printizen sendiri. Selain itu, dengan lingkungan kerja dan tim yang solid antar departemen, membuat pekerjaan yang seberat apapun terasa ringan.

Ketika ‘kesempatan untuk berkarya’ bertemu dengan situasi kerja yang solid, ini yang dia sebut ‘Mantul’. Hari-hari menjadi berarti, melihat karya dinikmati.


*prin – ti – zen : sebutan nama karyawan di Printerous

Meet The Squad: Liana Wiryawan, Senior Finance & Accounting Printerous

Meet The Squad: Liana Wiryawan, Senior Finance & Accounting Printerous

Mari berkenalan dengan Liana Wiryawan, Senior Finance & Accounting Printerous!

Hi! Namaku Liana. Aku bergabung di Printerous semenjak bulan Mei tahun lalu.

Ceritakan pengalaman bekerja Liana sebelum di Printerous!

Sebelum bekerja di Printerous, aku kerja di sebuah perusahaan Jepang sebagai konsultan keuangan. Jadi, kita punya beberapa klien perusahaan Jepang yang setiap bulan kita hitung laporan pajak bulanan dan juga buat laporan keuangannya.

Bagaimana awal Liana bisa bekerja di Printerous?

Aku di DM (Direct Message) sama Maria Lesta, Talent Acquisition Printerous di LinkedIn. Awalnya aku nggak tau apa itu Printerous, hehehe. Terus coba dateng interview, ngobrol-ngobrol sama HR dan Head of Department nya , tertarik dan akhirnya memutuskan untuk bergabung.

Apa perbedaan bekerja di Printerous dengan di perusahaan sebelumnya?

Di perusahaan yang dulu aku bisa mengurus lebih dari 3 client perusahaan, kalau sekarang fokus ke Printerous saja dan jauh lebih detail dari sebelumnya karena semua dokumen dan transaksi kita yang tahu dan pegang sendiri. Bener-bener tau seluk beluk keuangan perusahaan.

Ceritakan sedikit tentang tim Liana di Printerous dan tanggung jawab Liana?

Aku ada di team Finance , Accounting and Tax sebagai Senior Finance dan Accounting. Kerjaanku me-review seluruh pekerjaan AR Staff dan AP Staff sebelum di-approve oleh HOD, menyusun laporan keuangan, rekonsiliasi bank di software Accounting Printerous dan membantu HOD bila dibutuhkan.

Adakah kendala yang pernah terjadi selama bekerja di Printerous?

Jujur pasti ada, hehehe. Apalagi awal-awal masuk kantor, aku bener-bener nggak ngerti penggunaan software Accounting nya sampe akhirnya harus utak-atik sendiri. Apalagi kita punya platform sendiri, awal-awal bingung banget karena saat itu Team Finance juga load kerjaannya sangat banyak.

Apa hal favorit mengenai bekerja di Printerous versi Liana?

Kerja disini tuh lebih fleksibel, nggak terlalu kaku dan lingkungannya nggak ngebosenin. Mungkin karena sebelumnya aku di perusahaan dari luar negeri dan sering bertemu klien jadi lebih formal. Menurut aku, Printerous suasananya lebih asyik.

Adakah momen terbaik dan paling diingat yang pernah terjadi selama bekerja di Printerous?

So far semuanya seru-seru aja jadi dibawa enjoy haha. Yang seru sih pasti Yearly Outing dong! Karena pas outing bonding timenya pas banget, dari yang ga kenal jadi kenal. Banyak games yang bikin team building dan kekeluargaan makin terasa.

Terakhir, adakah value dan tips dalam bekerja yang mau dibagikan dengan pembaca?

Do what you love, love what you do 🙂 Carilah pekerjaan yang kamu sukai, maka kamu juga akan enjoy dalam bekerja.

Stay tune untuk berkenalan dengan Printerous Squad lainnya! Ingin bergabung dengan Printerous? Lihat lowongan yang tersedia saat ini. 


Meet The Squad: Isa Indra Permana, Senior Graphic Designer Printerous

Meet The Squad: Isa Indra Permana, Senior Graphic Designer Printerous

Di Meet The Squad kali ini kita akan berkenalan dengan Isa Indra Permana, Senior Graphic Designer Printerous.

Halo! Nama saya Isa. Saya sudah bekerja di Printerous selama 3 tahun.

Boleh ceritakan pengalaman bekerja Isa sebelum di Printerous?

Tahun 2011 sampai 2015 saya bekerja di sebuah perusahaan yang bergerak di bidang pembuatan “Year Book”. Di perusahaan sebelumnya, pekerjaan saya membuat konsep buku tahunan hingga eksekusi untuk ditawarkan ke klien. Saya mengerjakan berbagai macam kategori pekerjaan, dari cropping foto, digital imaging, editorial design, hingga ilustrasi untuk sampul buku. Rata-rata kliennya cukup segmented seperti pelajar Sekolah Menengah Atas hingga Mahasiswa.

Bagaimana awal Isa bisa bekerja di Printerous?

Saya mengetahui Printerous awalnya dari teman yang menawarkan untuk apply job vacancy untuk tim di Yogyakarta. Saya mulai bergabung dengan Printerous per bulan September, 2015.

Apa perbedaan bekerja di Printerous dengan perusahaan sebelumnya?

Di Printerous, saya bekerja untuk melayani dan memenuhi permintaan dari pelanggan serta memberi solusi untuk kebutuhan cetak mereka. Cakupan pelanggannya sangat luas dan sebagian besar berasal perusahaan-perusahaan besar, baik di Indonesia maupun dari luar negeri.

Ceritakan sedikit tentang tim Isa di Printerous dan tanggung jawab Isa.

Saat ini saya bertanggung jawab sebagai senior desainer grafis yang mengerjakan beberapa custom design. Saya bekerja sama dengan Art Director dan tim Sales untuk mendesain kebutuhan cetak maupun membuat promotional design untuk kebutuhan konten digital. Selain itu, saya ikut membantu mengatur order masuk dari kantor pusat yang nantinya diteruskan ke rekan desainer yang lain .

Apa hal favorit mengenai bekerja di Printerous versi Isa?

Menurut saya, hal yang paling disukai mengenai bekerja di Printerous adalah saya bisa mengembangkan diri saya. Saya juga merasa nyaman bekerja dengan tim yang terdiri dari teman-teman yang unik & saling peduli satu sama lain.

Adakah kendala yang pernah terjadi selama bekerja di Printerous?

Miscommunication selama ini masih jadi kendala saat bekerja. Posisi desainer memang dituntut harus aktif bertanya mengenai detail order dan kelengkapan brief yang dikasih. Apabila hanya pasif menerima order dari Sales yang detailnya kurang jelas, bisa menghambat kinerja bahkan malah bisa kerja dua kali dan ujungnya malah tidak efisien.

Hal apa yang membuat Isa bertahan dan setia bekerja di Printerous selama tiga tahun ini?

Tingkat kesejahteraan karyawan sangat diperhatikan & saya memiliki keyakinan bahwa Printerous akan berkembang lebih besar lagi dari saat ini.

Adakah momen terbaik dan paling diingat yang pernah terjadi selama bekerja di Printerous?

Piknik bersama dengan tim Jogja! Terkadang beberapa bulan sekali tim Jogja patungan bikin acara BBQ-an di halaman belakang kantor usai jam kerja.

Terakhir, adakah value dan tips dalam bekerja yang mau dibagikan dengan pembaca?

Tips saya agar bisa bekerja lebih efisien adalah fokus & kerjakan tugas berdasarkan prioritas. Boleh mengeluh tapi harus tetap menyelesaikan tanggung jawab. Mengeluh menurut saya adalah hal yang manusiawi, tinggal pinter-pinternya menyiasati agar dapat solusi untuk menyelesaikannya. Karena pada dasarnya, yang paling mengerti diri kita adalah kita sendiri.

Stay tune untuk berkenalan dengan Printerous Squad lainnya! Ingin bergabung dengan Printerous? Lihat lowongan yang tersedia saat ini.


Meet The Squad: Pearly Adi Negoro, Associate Product Manager

Meet The Squad: Pearly Adi Negoro, Associate Product Manager

Seperti apa sih rasanya bekerja di Printerous? Yuk, cari tahu dan berkenalan dengan #PrinterousSquad! Kali ini kita akan berkenalan dengan Pearly, Associate Product Manager di Printerous.

Hi semua! Namaku Pearly Adi Negoro, biasa dipanggil Pearly. Aku sudah bergabung di Printerous selama 1 tahun.

Boleh ceritakan pengalaman bekerja Pearly sebelum di Printerous?

Sebelumnya, aku bekerja di sebuah perusahaan korporat yang bergerak di bidang kesehatan. Dulu di perusahaan tersebut, teknologi hanya dianggap sebagai supporting tools untuk sistem komunikasi internal saja sehingga teknologi yang dipakai tidak terlalu kompleks dan hanya menyesuaikan kebutuhan bisnis.

Apa perbedaan bekerja di perusahaan tersebut dibandingkan dengan bekerja di Printerous?

Di Printerous ini, teknologi memiliki peran yang sangat penting karena produk yang ditawarkan oleh Printerous kepada customer adalah sebuah online printing platform. Karena itu, tim Tech Product juga dituntut untuk dapat kreatif memberikan solusi yang bukan hanya memberikan dampak kepada perusahaan, tapi juga memberikan dampak kepada komunitas.

Ceritakan, dong, tentang job responsibility Pearly di Printerous!

Di Printerous, aku tergabung dalam tim Tech Product sebagai Associate Product Manager. Tanggung jawabku adalah merancang dan mengembangkan produk teknologi agar dapat selalu mengikuti perkembangan pasar dan bisnis. Hal ini mencakup analisa masalah, research, pengajuan solusi, pembuatan requirement documents untuk developer, serta tracking & monitoring produk yang dihasilkan.

Apa hal favorit mengenai bekerja di Printerous versi Pearly?

Aku punya 3 hal yang aku suka mengenai bekerja di Printerous. Yang pertama, lingkungan bekerja disini terbuka pada ide-ide yang baru sehingga membuka ruang untuk berkembang secara individu. Kedua, di Printerous setiap karyawan boleh menyuarakan pendapatnya dan tidak dibatasi dengan dengan divisi dan role masing-masing individu. Terakhir, suasana kerja yang berbasis kekeluargaan. Bekerja di sini nggak serius melulu, dan punya kesempatan untuk berteman dekat dengan rekan kerja.

Kendala apa yang pernah terjadi selama bekerja di Printerous?

Haha, rumahku yang letaknya jauh dari kantor. Suka ditegur orang tua kalo pulang terlalu malam.

Terakhir, adakah value yang mau dibagikan dengan pembaca?

Aku punya value yang harus selalu diterapkan bersama dengan magic words nya. Value ku adalah “Do your best”, dan magic words yang biasanya aku perkatakan pada diriku adalah “Nanti kita coba lagi ya”. Kombinasi ini yang terus memotivasi aku supaya tidak mudah patah semangat dan terus berusaha untuk jadi lebih baik lagi.

Stay tune untuk berkenalan dengan Printerous Squad lainnya! Ingin bergabung dengan Printerous? Lihat lowongan yang tersedia saat ini.