GIGI Band x Printerous

GIGI Band x Printerous

GIGI band yang dinaungi oleh Armand Maulana, Dewa Budjana, Thomas Ramdhan, dan Gusti Hendy baru saja merayakan hari jadinya yang ke 23 tahun. Tentunya tidak mudah untuk sebuah band dapat bertahan selama 23 tahun ini. Band yang berdiri sejak 22 Maret 1994 ini, telah mengalami banyak proses suka dan duka. Namun GIGI Band tak pernah mengenal lelah untuk tetap berkembang dan berkarya.

Kini GIGI Band resmi meluncurkan official merchandise mereka dengan menggandeng Printerous sebagai vendor printing.  Merchandise nya pun terdiri dari bermacam-macam bentuk mulai dari Kaos, Casing HP, MUG, Tumblr, Notebook, Bantal, Tote bag, Postcard, Frame Art, dan lainnya. Kualitas produknya sendiri pun tidak perlu diragukan, hasil buatan Printerous tentunya sudah dijamin oke.

Rabu 12 April 2016,GIGI Band menggelar acara yang bertemakan “GIGI 23rd  Anniversary Showcase” dimana para GIGI Kita bisa langsung mendapatkan official merchandise GIGI di acara tersebut. Namun jangan khawatir untuk kalian yang tidak hadir ke acara tersebut, semua merchandise juga bisa di dapatkan di website official www.gigibandofficial.com/merchandise.

Sebelumnya GIGI pun sudah sempat main ke kantor Printerous untuk melakukan photoshoot produk-produk merchandise tersebut.  Seluruh personil GIGI sangat ramah dan  mereka pun tidak sungkan bercengkrama dengan para team Printerous, tidak heran photoshoot terasa berjalan sangat cepat. Suatu kebangaan untuk Printerous dapat bekerja sama dengan band legendaris ini.

Congrats GIGI Band for your 23rd Anniversary!!

Harmoni dalam Karya Floral dari Sibebo

Harmoni dalam Karya Floral dari Sibebo

Coba bayangkan kamu sedang berada di taman penuh bunga yang semuanya sedang bermekaran. Perasaan semacam inilah yang disuguhkan oleh Nella Mareti a.k.a Sibebo dalam karya-karya cat airnya. Ilustrator dari Tangerang ini mengaku ia terkesima dengan seni cat air sejak kecil, dan hingga sekarang cinta tersebut masih utuh dalam dirinya. Mari kenal lebih jauh tentang Sibebo!

Kesibukan akhir-akhir ini?
Mengurus anak saya yang baru lahir, dan ya menjadi ibu yang baik.

Apa saja hobi kamu?
Membaca dan melukis

sibebo1

Sudah berapa lama berkecimpung di dunia grafis dan seni?
Sudah dari lama sih, tapi mulai secara intensif secara profesional sejak 2010

Ceritain dong awal mula kamu suka menggambar?
Lebih ke melukis, cat air spesifiknya, dari kecil sudah suka melihat lukisan, setelah kuliah baru intensif belajar

Bagaimana kamu mendeskripsikan karya-karyamu?
Flowery, flowing, dan earthy.

sibebo2

Apa yang membuat karya-karyamu unik?
Saya mempelajari beberapa teknik kemudian dipadukan dalam karya lukisan yang dibuat

Biasanya berkarya menggunakan medium apa?
Cat air, kuas dan kertas khusus cat air. Cat air adalah media yang hasilnya bisa tidak terduga, karena sifat air yang arahnya tidak beraturan, karena itu pula tantangannya adalah bagaimana menghasilkan gambar atau efek yang diinginkan

Siapa idola atau influence kamu dalam berkarya?
Caitlin Mcgauley

sibebo3

Mendapatkan inspirasi dari mana untuk berkarya?
Lingkungan sekitar dan orang-orang terdekat

Belajar grafis otodidak atau di universitas mana?
Belajar Seni di FSRD ITB, belajar melukis dan hand crocheting otodidak

Apa yang membuatmu bergabung dengan Printerous Artist Program?
Bisa mengaplikasikan karya saya di berbagai macam produk dan melihat karya seniman lain yang bagus bagus

sibebo4

Karya apa saja yang kamu tampilkan di Printerous Artist Program? Mengapa memilih karya tersebut?
Floral watercolor art, karena sangat dekoratif dan bisa diaplikasikan di berbagai macam varian produk, juga memang ciri khas karya Sibebo

Menurutmu, apa yang menjadi keunggulan Printerous?
Bisa membuat produk satuan, tidak perlu massal, cocok dengan kebutuhan konsumen jaman sekarang yang semuanya serba personalized, dan range produk yang bisa dibuat cukup banyak

Bagaimana perkembangan seniman-seniman lokal di Indonesia saat ini menurutmu?
Cukup baik, dan sekarang lebih mudah terekspos dengan bantuan media sosial

sibebo5

Ada rencana apa saja ke depannya?
Menambah range produk, mencoba lebih produktif dalam berkarya dan mengeksplor hal hal baru lagi

Ada keinginan atau cita-cita besar yang belum terwujud?
Mempunyai online shop sendiri dan toko fisik sibebo

sibebo6

Siapa artist yang paling ingin kamu ajak kolaborasi? Mengapa memilih dia?
Caitlin Mcgauley! She’s my idol

Ada pesan untuk ilustrator lainnya di luar sana?
Temukan kesenangan dalam berkarya, terus cari dan temukan hal-hal baru, juga jangan lupa bangun networking yang baik

sibebo7

Temukan lebih banyak karya Sibebo

Kunjungi store-nya di www.printerous.com/sibebo

Instagram: @sibebo

Visual dan Karakter Kaya Warna Gunawan Lo

Visual dan Karakter Kaya Warna Gunawan Lo

Gunawan Lo, seniman visual dari Jakarta ini senang mengeksplor persepsi-persepsi yang ia temukan di kesehariannya. Persepsi kehidupan sehari-hari yang biasa ia ubah menjadi karya penuh warna psikedelik dengan karakter kartun yang ia campurkan dengan latar yang unik. Gunawan senang menciptakan pergeseran persepsi antara karakter dan konteks karyanya. Mari cari tahu tentang Gunawan Lo!

Kesibukan akhir-akhir ini?
Fokus di studio kecil saya, mengerjakan proyek desain dan illustrasi.

Apa saja hobi kamu?
Jalan-jalan, ngumpulin mainan, cari tempat-tempat baru, dan dengerin musik.

gunawanlo-printerous-4

Sudah berapa lama berkecimpung di dunia grafis dan seni?
Kurang lebih sudah 9 tahun.

Ceritain dong awal mula kamu suka menggambar?
Dari kecil sih memang sudah suka gambar, tapi baru ketika kuliah bener-bener mendalaminya.

Bagaimana kamu mendeskripsikan karya-karyamu?
Karya saya lebih banyak berupa doodle dan temanya lebih whimsical with some twists.

gunawanlo-printerous-5

Apa yang membuat karya-karyamu unik?
Saya sih ngga tau unik atau ngga, tapi banyak orang yang bilang karya saya penuh dengan karakter berwarna, cute dan ketika melihatnya it makes them happy.

Biasanya berkarya menggunakan medium apa? Mengapa memilih medium itu?
Saya lebih suka mix medium traditional dan digital. Jadi biasanya sketch secara manual di scanned baru diwarnai di Adobe Photoshop. Karena ada ‘raw’ element yang sulit dicapai ketika pengerjaannya semua secara digital

Siapa idola atau influence kamu dalam berkarya?
Karya saya banyak terpengaruh dari Simone Legno, Jeremyville, Tado, Jon Burgerman tapi diluar itu saya juga mengidolakan Nathan Juvernicus, Nara, Murakami.

gunawanlo-printerous-7

Mendapatkan inspirasi dari mana untuk berkarya?
Bisa darimana saja sih. Terutama ketika travelling banyak memberikan inspirasi untuk saya.

Sudah pameran di mana saja?
Pameran pernah beberapa kali di Jakarta, Singapura dan Malaysia.

Belajar grafis otodidak atau di universitas mana?
Sebelumnya saya kuliah DKV di Univ. Tarumanagara, akan tetapi untuk illustrasi saya lebih banyak belajar dari internet.

gunawanlo-printerous-1

Apa yang membuatmu bergabung dengan Printerous Artist Program?
Lewat Printerous semuanya menjadi lebih mudah sehingga program Printerous ini patut diapresiasi dan disupport.

Menurutmu, apa yang menjadi keunggulan Printerous?
Layanan yang sangat lengkap dan berkualitas. Sangat memudahkan baik untuk artist maupun customer.

Bagaimana perkembangan seniman-seniman lokal di Indonesia saat ini menurutmu?
Semakin bagus dan semakin banyak event dan wadah untuk membantu perkembangan seniman lokal, salah satunya ya Printerous ini.

gunawanlo-printerous-2

Ada rencana apa saja ke depannya?
Terus berkarya sambil travelling

Ada keinginan atau cita-cita besar yang belum terwujud?
Mungkin mau menciptakan karakter khas Indonesia yang bisa mendunia seperti Hello Kitty atau Doraemon.

Siapa artist yang paling ingin kamu ajak kolaborasi? Mengapa memilih dia?
Jon Burgerman. Karena saya sangat suka doodlenya yang bebas

Ada pesan untuk ilustrator lainnya di luar sana?
Jangan takut untuk dicap jelek atau kok aneh ya karyanya.. just do it to express yourself, not to impress others.

gunawanlo-printerous-6

Temukan lebih banyak karya Gunawan Lo

Kunjungi store-nya di www.printerous.com/gunawanlo
Instagram: @gunawanlo

Karya Teduh Penuh Warna dari Abiyasa

Karya Teduh Penuh Warna dari Abiyasa

Abiyasa Adiguna Legawa  adalah seorang desainer grafis dan ilustrator berumur 23 tahun asal Bandung. Ia menemukan passion-nya dalam menggambar sejak umur yang sangat muda, namun hampir kehilangan passion tersebut saat ia sibuk mengeksplor hobi-hobinya yang lain. Kini, Abiyasa menciptakan karya-karya yang simpel serta menyenangkan, dan senang mencampurkan berbagai obyek serta warna unik. Yuk, cari tahu lebi banyak tentang Abiyasa!

Kesibukan akhir-akhir ini?
Banyak ngerjain proyek freelance sama ngembangin brand sketchbook juga sama temen, juga. Sejak akhir Februari mulai kerja full time di salah satu studio desain di Bandung.

Apa saja hobi kamu?
Dengerin lagu, lagi suka mengeksplor musik R&B/Urban, cari penyanyi-penyanyi baru biar gak bosan. Selain itu ya pastinya menggambar & mendesain, dan juga kepo-kepoin Instagram orang.

Print

Sudah berapa lama berkecimpung di dunia grafis dan seni?
Kalau dihitung kuliah sih ya dari tahun 2011 semenjak saya masuk jurusan Desain Komunikasi Visual. Tapi kalau dari segi profesional mungkin baru dari sekitar akhir tahun 2014-an.

Ceritain dong awal mula kamu suka menggambar?
Awal mula banget sih dulu pas masih TK (mungkin) suka diajak gambar sama kakek dan akhirnya jadi hobi sampe SD. Masuk SMP, SMA mulai dilupakan karena labil pindah ke hobi-hobi baru, sampe akhirnya akhir SMA banget teman-teman pada ngedukung buat ngehidupin lagi minat gambarnya supaya bisa dimanfaatkan untuk kuliah.

Bagaimana kamu mendeskripsikan karya-karyamu?
Sederhana, simpel, tapi juga fun dan ceria.

Print

Apa yang membuat karya-karyamu unik?
Mungkin karena saya suka coba-coba menggabungkan beberapa objek yang kadang gak nyambung dengan warna dan elemen grafis yang beragam, colorful, tapi kesannya tetap santai dan kalem.

Biasanya berkarya menggunakan medium apa?
Menggunakan baik digital maupun manual, kadang menggabungkan keduanya. Karena emang mau gimana pun juga, teknik manual itu teknik dasar untuk explore teknik-teknik lainnya. Walaupun akhir-akhir ini lebih keranjingan sama ilustrasi digital sih.

Siapa idola atau influence kamu dalam berkarya?
Pertama, Aditya Pratama (Sarkodit) yang juga adalah alumni DKV ITENAS *bangga*. Ngefans banget sama style-nya dia yang benar-benar unik dan bisa menggabungkan berbagai macam warna, bentuk, dan garis menjadi komposisi yang aneh tapi enak dilihat. Kedua, pastinya Tommy Chandra, ilustrator vector dengan karya-karyanya yang mendunia abis. Terakhir, Cahya Sofyan dan Raisa Ramdani. Mungkin karena saya kenal mereka berdua secara personal, jadi lebih besar impact-nya dan lebih terpacu dan termotivasi juga untuk membuat karya-karya yang lebih asik.

Print

Mendapatkan inspirasi dari mana untuk berkarya?
Dari kehidupan sehari-hari pastinya. Misalnya pas lagi dengerin lagu tiba-tiba langsung kebayang visual lagunya kaya gimana, dibuat deh artwork-nya, iseng-iseng tapi lumayan juga untuk ngelatih skill & ngumpulin portofolio.

Sudah pameran di mana saja? Prestasi yang sudah diraih?
Alhamdulillah saya dapat kesempatan mewakilkan Indonesia beserta 5 ilustrator lokal lainnya untuk di-featured di publikasi “AAD Outstanding Illustration Artists in Asia 2016” oleh AAD (The Asia Art Design Platform) yang rencananya juga bakal mengadakan pameran dan seminar sometime & somewhere in 2016/2017. Suatu kebanggaan tersendiri sih, karena saya juga merasa skill saya belum seberapa dibandingkan rekan-rekan ilustrator lainnya, jadi ya bersyukur banget.

Belajar grafis otodidak atau di universitas mana?
Awalnya memang otodidak, tapi pastinya sangat terbantu juga ketika kuliah di DKV ITENAS.

Print

Apa yang membuatmu bergabung dengan Printerous Artist Program?
Karena bisa mengaplikasikan karya-karya saya ke dalam berbagai media yang bisa dinikmati masyarakat luas, jadinya karya-karyanya ga jadi basi dan cuma dipajang di kamar sendiri saja. Printerous bisa sangat membantu para ilustrator dan artis dengan waktu luang yang sedikit untuk menyalurkan karya-karyanya agar bisa lebih dikenal dan dinikmati konsumen tanpa harus bingung dengan urusan produksi/shipping dan lain sebagainya.

Bagaimana perkembangan seniman-seniman lokal di Indonesia saat ini menurutmu?
Makin keren pastinya, makin berani untuk mengeksplor media-media baru, gaya-gaya baru. Juga dibantu dengan perkembangan media sosial serta berbagai platform desain/ilustrasi seperti Behance dan Kreavi, para ilustrator & artis Indonesia juga bisa lebih terbantu untuk dapat men-showcase karyanya biar bisa dilihat masyarakat luas dan bahkan bisa juga dikenal secara internasional, tergantung pintar-pintarnya kita memanfaatkan media sosial.

Ada rencana apa saja ke depannya?
Lebih konsisten & fokus dalam berkarya, dan lebih pintar me-manage waktu.

Print

Ada keinginan atau cita-cita besar yang belum terwujud?
Membuat pameran tunggal, lebih aktif berpartisipasi di berbagai event/exhibition art & design baik di Indonesia mau pun di luar negeri, punya art book kumpulan karya-karya sendiri, pengen bikin studio sendiri juga. Duh banyak banget ya maunya.

Siapa artist yang paling ingin kamu ajak kolaborasi? Mengapa memilih dia?
Aditya Pratama, karena saya adalah penggemar berat karya-karyanya.

Ada pesan untuk ilustrator lainnya di luar sana?
SEMANGAT TERUS! Semangat terus dalam berkarya, semangat terus dalam mengejar deadline, dan jangan pernah malu atau ragu untuk menunjukkan karya-karya keren kalian! Terus kalau udah sukses, jangan lupa bersyukur, beramal dan jangan ngelupain orang-orang yang udah membantu kita untuk mencapai titik tersebut. Azek.

Print

Temukan lebih banyak karya Abiyasa Adiguna

Kunjungi store-nya di www.printerous.com/abiyasaadiguna
Instagram: @abiyasaadiguna

Cerahkan Harimu dengan Karya dari Erna Chai

Cerahkan Harimu dengan Karya dari Erna Chai

Seniman kita kali ini menghadirkan beragam gambar yang sangat menyenangkan untuk dilihat dan akan mencerahkan harimu. Sambut Erna Chai, seorang desainer grafis dan seniman visual dari Pekanbaru, yang menciptakan dunia penuh warna-warni, manis, sederhana, dan hangat dengan karyanya. Mari kita tahu lebih banyak tentang Erna!

Kesibukan akhir-akhir ini?
Sehari-harinya kerja di studio game, jadi sibuk bikin dan main game, hahaha. Di luar kehidupan kantor sih aku lagi dalam persiapan mau launching satu brand kolaborasi dengan temanku dalam waktu dekat. Jadi akhir-akhir ini sibuk ngurusin branding, social media dan marketingnya 🙂 Selain itu, aku juga lagi ada proyek personal buat senang-senang.

ernachaiprinterous2

Apa saja hobi kamu?
Hobiku doodling, travelling, fotografi (terutama foto film), nonton, baca, dan kumpulin stationery yang lucu

Sudah berapa lama berkecimpung di dunia grafis dan seni?
Aku baru mengenal dunia grafis dan seni sih pas masuk kuliah, jadi kalau dihitung kurang lebih 10 tahun.

Ceritain dong awal mula kamu suka menggambar?
Waktu kecil papaku suka banget minta aku gambarin kelinci, berhubung shio-ku kelinci, dan tiap kali digambar sepertinya dia senang banget. Mungkin dari sana aku suka menggambar. Setelah itu aku sering mencoba menggambar karakter dari packaging-packaging biskuit dan komik-komik, pas sekolah suka gambarin tugas teman-teman, hahaha.

ernachaiprinterous1

Bagaimana kamu mendeskripsikan karya-karyamu?
Berwarna-warni namun simpel, karya yang menyenangkan dan manis untuk dinikmati

Apa yang membuat karya-karyamu unik?
Karyaku simpel tapi bisa membuat orang yang lihat senang, positif, dan hangat. Hehe semoga begitu.

Biasanya berkarya menggunakan medium apa?
Seringnya digital, tapi sebelum berkarya selalu disketsa manual di buku gambar.

ernachaiprinterous4

Siapa idola atau influence kamu dalam berkarya?
Banyak sekali artist-artist di luar sana yang aku kagumi, aku sebut saja beberapa, Oliver Jeffers, Yayoi Kusama, Gemma Correll, Yoskay Yamamoto, Tatsuro Kiuchi, aaaa masi banyaakkk sekali, ga bisa aku sebutin satu-satu.

Mendapatkan inspirasi dari mana untuk berkarya?
Dari mana saja, film yang aku tonton, lagu, buku, kejadian sehari-hari, cuaca, teman-temanku, mimpi, berita, travelling, makanan, stranger, basically semua yang aku rasain dan alami.

Belajar grafis otodidak atau di universitas mana?
Belajarnya pas kuliah di Binus, pas itu aku baru tahu kalau grafis itu berbeda dengan menggambar, hahaha.

ernachaiprinterous6

Apa yang membuatmu bergabung dengan Printerous Artist Program?

Dari dulu aku selalu bermimpi untuk menjual produk karya sendiri, tapi selalu bingung untuk mulai di mana, cari vendor di mana, mau bikin apa, jadi ketika aku ditawarin untuk bergabung dengan Printerous Artist Program, aku langsung mengiyakan.

Menurutmu, apa yang menjadi keunggulan Printerous?
Pilihan produk yang disediakan Printerous beraneka ragam. Selain itu websitenya Printerous sangat user-friendly, kelihatan Printerous mementingkan kenyamanan usernya. Tapi yang paling utama, Printerous itu mendukung artist-artist lokal untuk bisa menjual karya-karyanya ke masyarakat luas.

Bagaimana perkembangan seniman-seniman lokal di Indonesia saat ini menurutmu?
Menurutku artist-artist lokal sih ga kalah dengan artist di luar. Skill-skill disini banyak yang melebihi artist di luar. Banyak karya-karya artist lokal yang awalnya aku pikir karya artist luar.

ernachaiprinterous3

Ada rencana apa saja ke depannya?
Ke depannya aku mau memulai line brand sendiri dimana aku bisa mengekspresikan pikiranku ke media atau aplikasi lain.

Ada keinginan atau cita-cita besar yang belum terwujud?
Banyak keinginan yang belum terwujud! Untungnya ada satu yang segera terwujud (read : brand/produk sendiri). Keinginan lain sih pengen punya tempat studio sendiri untuk bermain-main dan bereksperimen.

Siapa artist yang paling ingin kamu ajak kolaborasi? Mengapa memilih dia?
Untuk sekarang artist yang mau aku ajak kolaborasi itu sudah jadi partner aku. Namanya Astrid Prasetianti. Kita teman kuliah, dari kuliah dulu aku suka dengan style dan taste design dia, dan aku juga senang dan cocok dengan orangnya, jadi aku ajak buat memulai brand bareng.

Ada pesan untuk ilustrator lainnya di luar sana?
Terus berkarya, practice makes perfect! Ini ngomong ke diri sendiri juga haha

ernachaiprinterous5

Temukan lebih banyak tentang Erna Chai

Kunjungi store-nya di www.printerous.com/ernachai

Instagram: @ernachai

Kaligrafi Kapur Karya Regalis Apertura

Kaligrafi Kapur Karya Regalis Apertura

Tak banyak orang berkecimpung dengan seni kaligrafi dengan medium kapur, salah satunya adalah Kiko Ardiansjah a.k.a Regalis Apertura. Kiko adalah seniman yang bergelut dengan medium kapur serta soft pastel, dan benar-benar menemukan dirinya dalam seni ini. Bahkan ia meninggalkan pekerjaannya di bidang periklanan setelah 10 tahun demi mengejar kecintaannya ini. Yuk cari tahu lebih banyak tentang Kiko dan seni kapurnya!

 Kesibukan akhir-akhir ini?
Mengerjakan project lettering dan mengelola retail store di e-commerce.

Apa saja hobi kamu?
Kuliner tidak sehat, musik.

regalis1

Sudah berapa lama berkecimpung di dunia grafis dan seni?
Kurang lebih 13-14 tahun kalau dihitung dari awal saya bekerja di sebuah graphic house di Jakarta sekitar pertengahan tahun 2002.

 Ceritain dong awal mula kamu suka menggambar?
Awalnya saat masih bekerja di sebuah digital agency, saya curhat tentang kondisi pekerjaan dan lingkungan sekitar dengan coret-coret di sticky notes yang ditempel di cubical atau tembok kantor. Setelah beberapa lama, mulai tertarik untuk mempelajari lettering lebih jauh lagi. Jujur, sebenarnya saya tidak bisa menggambar, tapi saya punya ketertarikan lebih terhadap huruf, mulai dari anatomi, style, karakter, fungsi dan keindahan lain yang bisa dihasilkan oleh huruf atau gabungan dari huruf yang membentuk kata atau kalimat. Jadi bisa dibilang saya hanya menggambar huruf, kalau ada elemen ilustrasi pun, itu hanya gimmick untuk mendukung pesannya.

Bagaimana kamu mendeskripsikan karya-karyamu?
Annoying, gelap, dan ada unsur mistisnya.

regalis7

Biasanya berkarya menggunakan medium apa?
Pensil pastel di atas kertas hitam, soft pastels dan kapur di atas blackboard panel.

Mengapa memilih medium tersebut? Apa tantangan menggunakan medium tersebut?
Pertama saya suka warna hitam, kemudian akhirnya tertarik dengan lettering chalkart menggunakan kapur dan soft pastels, untuk membuat simulasi “chalk-ish effect” di atas kertas hitam, saya menggunakan pastel pencil. Tantangannya, Kapur mudah patah, pensil pastel pun sangat sulit diraut karena batangnya yang ringkih, jadi seringnya pensil habis karena gagal diraut, bukan karena habis dipakai. Hasil karya sangat rentan dengan gesekan, debu, kotoran, tetesan air. Dan karena saya menyukai tekstur dan warna dari medium tersebut, saya prefer untuk mempertahankan kondisi asli dengan tidak menggunakan fixative atau coating di setiap karya, tentunya dengan memahami segala konsekuensinya.

Siapa idola atau influence kamu dalam berkarya?
Nick Fred, Jon Contino, Dana Tanamachi, Helen Musselwhite, Jayme McGowan, Ilham Herry, Ihsan Habib, dan masih banyak lagi.

regalis6

Mendapatkan inspirasi dari mana untuk berkarya?
Kegalauan kawula muda dan topik hangat di sosial media, lagu, musik dan film favorit, atau potongan kenangan manis yang berakhir tragis.

Belajar grafis otodidak atau di universitas mana?
Kuliahnya di Ilmu Komunikasi Unpad, lalu aku belajar grafis dan lettering otodidak.

Apa yang membuatmu bergabung dengan Printerous Artist Program?
Karena merasa mungkin ini salah satu jalan untuk memberikan kesempatan kepada orang lain yang ingin memiliki karya saya dengan cepat, biaya yang affordable, jika dibandingkan dengan original artwork. Sekaligus memberikan aspek fungsional dari sebuah karya visual.

regalis5

Bagaimana perkembangan seniman-seniman lokal di Indonesia saat ini menurutmu?  
Sangat fantastis, semenjak internet mulai tersebar cukup merata di hampir seluruh kota di Indonesia, talenta-talenta hebat jadi terlihat dan bisa berbagi informasi satu sama lain. Banyak dari mereka yang sudah bermain di skala international, dan mendapatkan pengakuan dunia atas karyanya.

Ada rencana apa saja ke depannya?
Ingin melanjutkan membuat artwork dengan metode papercutting yang sempat saya tinggalkan cukup lama.

regalis4

Siapa seniman yang paling ingin kamu ajak kolaborasi? Mengapa memilih dia?
Jayme McGowan, tertarik dengan papercut illustration-nya yang bercerita. dan Zaky Arifin, karena chalk illustration-nya yang minimalis.

Ada pesan untuk ilustrator lainnya di luar sana?
Terima kasih telah banyak menginspirasi, semoga terus berkarya dan saling berbagi.

regalis2

Temukan lebih banyak tentang Regalis Apertura

Kunjungi store-nya di www.printerous.com/regalisapertura

Instagram: @regalisapertura