Mencetak Notebook Perusahaan, Perhatikan 3 Hal Penting Berikut Ini!

Mencetak Notebook Perusahaan, Perhatikan 3 Hal Penting Berikut Ini!

Notebook atau buku catatan adalah produk cetak serbaguna. Dalam kegiatan kantor maupun luar kantor, notebook digunakan untuk mencatat hal dan ide-ide penting dan bisa dibawa kemana-mana. Walaupun beberapa orang ada yang beralih menggunakan smart phone, tapi notebook tetap menjadi produk cetak favorit bagi para penggunanya.

Oleh karena itu, notebook juga menjadi salah satu produk cetak promosi pilihan. Selain serba guna, notebook juga menciptakan menunjukan branding yang profesional.

Tertarik untuk mencetak notebook perusahaan? Perhatikan dulu 3 hal berikut ini!

Ukuran

Ada berbagai ukuran notebook yang bisa dipilih, yaitu dari A4, A5, hingga A6. Orientasi halaman nya juga berbeda-beda, ada potrait dan ada landscape. Bagaimana cara menentukan ukuran yang tepat untuk mencetak notebook perusahaan? Jawabannya, sesuaikan dengan calon pelanggan Anda. Untuk calon pelanggan karyawan kantoran, ukuran A5 sangatlah cocok karena tidak terlalu besar dan tidak terlalu kecil. Untuk calon pelanggan yang sering bepergian, ukuran A6 merupakan pilihan yang tepat karena bisa diselipkan di tas maupun kantong dan lebih fleksibel dibawa kemana-mana.

Jenis Kertas

Kertas Art Paper

Pilihan jenis kertas sangatlah penting untuk dipertimbangkan saat mencetak notebook perusahaan, baik dari ketebalannya maupun karakteristik kertasnya. Selain itu, penting juga memilih jenis kertas untuk cover. Apakah akan menggunakan karton tebal untuk hardcover atau lebih tipis dengan softcover.

Branding

Sebelum mencetak notebook perusahaan, pastikan elemen-elemen branding pada notebook sesuai dengan brand guidelines perusahaan Anda. Perhatikan warna dasar maupun warna font, jenis font, letak dan ukuran logo, hingga detail-detail terkecil sekalipun. Cantumkan juga kontak-kontak penting perusahaan Anda.

Berikut adalah 3 hal penting yang harus diperhatikan sebelum mencetak notebook perusahaan. Selain ketiga hal tadi, yang paling penting adalah memastikan kualitas cetak notebook. Tanpa hasil cetak yang berkualitas, sia-sialah hal yang sudah kita rencanakan dan pikirkan sebelumnya.

Untuk mencetak notebook perusahaan yang berkualitas, percayakan pada Printerous. Di Printerous, kami menjamin kualitas setiap produk cetak yang Anda pesan. Buat notebook perusahaan yang menggugah hanya di Printerous!

3 Langkah Cara Menyablon Manual

3 Langkah Cara Menyablon Manual

Saat ini terdapat 2 macam teknik penyablonan, yaitu teknik sablon digital yang sering disebut dengan sablon DTG yang mempunyai singkatan dari Direct To Garment dan sablon manual. Untuk sablon manual lebih banyak dipakai jika permintaannya lebih dari satu lusin atau 12 buah kaos. Karena cara sablon kaos manual lebih sulit dan memiliki langkah-langkah dalam menyablon lebih banyak dan memerlukan banyak peralatan dan biaya. Sedangkan untuk sablon digital atau yang sering disebut dengan DTG ini lebih mudah dalam proses nya, sehingga hampir semua vendor menerima pesanan sablon kaos secara satuan.

Saya akan berikan sedikit info tentang peralatan yang digunakan untuk proses penyablonan 2 teknik tersebut, teknik sablon digital atau DTG dan teknik sablon manual:

mesin dtg

Sablon digital atau DTG (Direct To Garment)

Berikut ini peralatan yang dibutuhkan dalam proses penyablonan secara digital:

  • Mesin printer yang telah termodifikasi sehingga mempunyai sistem tabung. Tabung tersebut nanti berisikan dengan cairan tinta yang khusus digunakan untuk menyablon (tinta sublim).
  • Tinta sublime.
  • Transfer paper atau disebut juga dengan inkjet paper.
  • Mesin heat press atau biasa disebut dengan mesin press panas.
screen sablon

Sablon manual

Berikut ini peralatan yang dibutuhkan dalam proses cara sablon manual:

  • Hair dryer
  • Printer laser
  • Tinta pewarna
  • Pasta sablon
  • Lem kaos
  • Triplek
  • Rakel
  • Obat afdruk
  • Alat semprotan air
  • Screen
  • Meja afdruk

Kalau kalian ingin memulai usaha percetakan sablon, lebih baik jika kalian belajar dahulu cara sablon kaos secara manual. Karena jika kalian mendapatkan satu orderan dengan kuantitas yang cukup banyak, disarankan menggunakan teknik sablon manual ini karena akan mengurangi biaya proses sablon nya jika dibandingkan dengan menggunakan teknik sablon DTG.

Nah, untuk itu saya akan memberikan informasi tentang langkah-langkah dalam proses menyablon secara manual. Dalam bahasan ini, saya akan memberikan 3 langkah yang dalam proses cara sablon kaos secara manual, yaitu proses pra cetak, proses cetak dan langkah yang terakhir adalah proses pasca cetak. Dibawah ini akan saya berikan info nya secara detail dan jelas.

1. Proses pra cetak

Dalam proses pra cetak ini terdapat beberapa langkah proses nya juga, yaitu proses desain, proses pembuatan film atau klise sablon dan yang terakhir adalah proses stencil atau yang biasa disebut dengan afdruk. Dalam langkah ini saya akan jelaskan secara detail juga.

desain gambar kaos sablon

• Proses desain

Dalam proses desain ini lebih dahulu memikirkan ide-ide untuk desain atau gambar yang akan digunakan. ide-ide kalian yang akan dihadirkan pada suatu tahapan visualisasi sehingga ide kalian itu akan dibuat bentuk secara fisik.

Setelah sudah mendapatkan ide untuk gambar atau desain nya, dilanjutkan ke tahap pembuatan desain atau gambar. Bisa menggunakan desain atau gambar yang sudah ada tetapi terlebih dahulu di edit sehingga hasil nya lebih maksimal. Biasa nya dalam pembuatan atau pengeditan dilakukan menggunakan computer ataupun menggunakan laptop. Program yang biasa digunakan dalam pembuatan atau pengeditan, biasa nya sering menggunakan program Adobe Photoshop ataupun menggunakan Corel Draw.

  • Proses pembuatan film atau klise sablon

Setelah desain atau gambar kalian sudah selesai dibuat dan siap untuk dicetak, proses selanjutnya yaitu membuat desain atau gambar tersebut menjadi sebuah film atau klise sablon yang siap dicetak berdasarkan warna masing masing.

  • Proses stencil atau afdruk

Kemudian ketika kalian sudah menyiapkan film atau klise sablon tersebut, langkah selanjut nya adalah memindahkan gambar atau desain yang sudah tercetak di film sablon tersebut ke screen. Proses tersebut lebih dikenal dengan nama proses afdruk.

Setelah persiapan sudah selesai, sebaiknya kalian mulai mempersiapkan meja kerja yang akan kalian gunakan. Karena langkah ini sangat penting ketika sudah memulai melakukan proses percetakan. Sehingga ketika kalian sedang dalam proses pencetakan tak terganggu dengan melakukan kegiatan yang lain, seperti tinta yang kalian gunakan sudah habis, atau kalian lupa mempersiapkan wadah untuk mengeringkan media yang sudah dicetak.

cara membuat kaos sablon

2. Proses cetak

Ketika pada waktu proses mencetak yang harus kalian amati adalah pada saat pemakaian teknik sapuan rakel yang betul. Sebab proses mencetak sebetulnya benar-benar sederhana yaitu men-transfer tinta ke media yang di mau dengan menggunakan kain saring atau yang biasa disebut dengan screen.

Maka dari itu, lebih baik lagi jika kalian mengetahui dan mempelajari sifat dari tinta-tinta yang digunakan untuk mencetak, sebab dari setiap tinta memiliki sifat karakteristik yang berbeda-beda. Kriteria yang kalian harus ketahui yaitu, pada kecepatan tinta untuk mengering. Seharus nya ini akan jadi masalah sebab tinta yang kering terlalu cepat di screen akan menjadi hambatan proses saat melakukan pencetakan. Kalian harus membersihkan kembali lubang-lubang kain saring atau screen yang tersumbat dikarenakan tinta yang sudah kering tersebut. Jika tidak dibersihkan untuk hasil selanjutnya dari penggunaan screen tersebut akan tak sempurna terbentuk.

Untuk penggunakan teknik sablon manual lebih baik menggunakan tinta sablon plastisol, karena karakteristik dari tinta sablon ini tidak mudah mengering. Sehingga ketika setelah menggunakan di screen, sisa dari tinta sablon tersebut mudah dibersihkan. Walaupun tinta tersebut dibiarkan lama di atas screen pun butuh waktu lama untuk kering. Karena untuk mengeringkannya dibutuhkan memakai proses curing.

proses pengeringan sablon

3. Proses pasca cetak

Setelah selesai melakukan proses pencetakan, masih ada satu lagi tahapan proses. Yaitu proses pengeringan, di proses ini terdapat tiga macam proses nya, proses tersebut akan saya terangkan satu persatu secara umum. Sehingga kalian dapat mudah mengerti. Berikut ini proses-proses nya:

• Drying

Pada tinta yang sudah tercetak membutuhkan waktu untuk kering dengan baik. Sehingga kalau kalian sentuh dan pegang udah terasa kering, itu bukan berarti tinta tersebut sudah kering. Sebab itu kenapa saya beritahu kalau kalian harus mengetahui sifat dari masing-masing tinta sablon. Karena beberapa tinta sablon membutuhkan pengeringan dengan menggunakan alat tambahan.

• Curing

Proses pengeringan ini membutuhkan alat tambahan untuk proses ini. Biasa nya proses ini dilakukan jika menggunakan tinta sablon tertentu, seperti tinta sablon plastisol. Tinta sablon jenis ini perlu melalui proses pengeringan dengan cara pemanasan dengan temperatur tertentu, yang pasti sangat panas (sekitar 143 derajat celcius hingga 166 derajat celcius). Alat yang digunakan adalah mesin flash heater atau mesin conveyer. Yang menggunakan mesin hot press adalah tinta sablon karet atau GL atau rubber dengan temperatur panas nya sekitar 110 derajat celcius sampai dengan 130 derajat celcius. Jika kalian tidak memperhatikan dengan baik dengan proses ini, hasilnya pun tidak akan maksimal. Hasil cetak nya pun terlihat banyak kecacatannya.

• Burning

Proses ini yang juga biasa disebut dengan pengopenan, membutuhkan cara tertentu untuk prosesnya. Proses ini sebenarnya sama seperti dalam proses pembuatan kue, yaitu dipanggang hingga tinta tersebut mengering dengan sempurna.

proses pembuatan kaos sablon

Berikut tadi saya beritahu tentang cara sablon kaos secara manual. Kalian tinggal memilih apa saja proses yang ingin kalian lakukan. Kalau menurut saya, jika kalian mendapatkan pesanan lebih dari selusin lebih baik kalian rekomendasikan teknik sablon manual ke customer kalian. Selain lebih murah, hasil nya juga lumayan bagus.

Dan untuk kalian yang ingin menyablon manual saya sarankan menggunakan tinta sablon plastisol. Tinta sablon tersebut tidak mudah kering dan hasil nya lumayan bagus.

Jadi tunggu apalagi? Silahkan mencoba cara sablon kaos manual dengan menggunakan info yang telah dibagikan.


3 Perbedaan Offset dan Digital Printing

3 Perbedaan Offset dan Digital Printing

Istilah offset printing dan digital printing umum digunakan dalam industri percetakan. Kedua istilah tersebut adalah istilah teknik cetak. Lalu, apakah perbedaan offset dan digital printing?

Pada teknik offset printing, hasil cetakan dicetak terlebih dahulu pada satu plate yang kemudian dipindahkan ke lapisan karet yang biasanya disebut sebagai Rubber Blanket sebelum akhirnya dipindakan pada media cetak seperti kertas. Sedangkan pada digital printing, proses cetak dilakukan pada mesin dengan menggunakan tinta cair dan dicetak langsung pada media cetak.

Berikut adalah perbedaan offset dan digital printing:

  1. Waktu untuk mencetak dengan offset printing cenderung lebih lama dengan proses yang lebih panjang. Namun, hasil cetak offset printing cenderung lebih baik daripada digital printing dengan warna yang tidak cepat pudar dan bisa tahan lama.
  2. Harga mencetak dengan teknik digital printing cenderung lebih murah jika mencetak dalam skala kecil, sedangkan offset printing lebih cocok digunakan untuk mencetak dalam skala besar.
    Mencetak dengan teknik offset printing lebih baik dalam jumlah besar karena apabila sedikit maka biaya yang Anda bayar akan semakin mahal.
  3. Mencetak dengan digital printing lebih ramah lingkungan karena tidak membutuhkan banyak perlengkapan mencetak sedangkan untuk offset printing lebih menghasilkan banyak sampah sehingga kurang ramah lingkungan.

Nah, itulah 3 perbedaan offset dan digital printing. Cetak di Printerous dengan menggunakan 2 teknik cetak ini untuk berbagai produk cetak yang Anda butuhkan!

Tas Spunbound dan Kelebihannya

Tas Spunbound dan Kelebihannya

Tas yang terbuat dari kain spunbond menjadi salah satu pilihan benda cetak yang umum digunakan untuk membuat tas promosi dan goodie bag souvenir. Apa kelebihan tas spundbond sehingga diminati oleh konsumen?

Harga yang terjangkau

Tas spunbound memiliki harga cenderung murah. Walaupun harga akan bertambah dengan biaya sablon untuk membuat goodie bag, harganya tetap terjangkau terutama jika kita memesannya dalam jumlah banyak.

Tidak mudah rusak

kelebihan tas spunbond

Walaupun harganya murah, bukan berarti tas spunbond tidak berkualitas. Bahkan, bahan spunbond termasuk kuat dan mampu menahan beban yang cukup berat. Namun, semua ini tergantung dari jenis bahan spunbond yang digunakan. Misalnya, bahan spunbond 50 gram lebih tipis dan cepat rusak dibandingkan dengan bahan spunbond 70 dan 100 gram yang lebih tebal.

Ramah lingkungan

Tas berbahan spunbond adalah tas yang serbaguna. Apabila Anda memberikan tas ini kepada pelanggan Anda, kecil kemungkinan ia akan dibuang. Selain itu, tas ini dapat digunakan kembali untuk membawa barang belanjaan dan mengurangi penggunaan plastik sehingga lebih ramah lingkungan.

Nah, setelah membaca artikel berikut, apakah Anda tertarik untuk mempromosikan bisnis Anda menggunakan tas spunbond?

Untuk hasil cetak yang terjamin kualitasnya, cetak tas spunbond di Printerous! Tas spunbond di Printerous menggunakan bahan spunbond 100 gram yang merupakan bahan paling tebal dibandingkan dengan bahan spunbond lainnya, juga dicetak dengan sablon yang berkualitas.

Apa Bahan Kaos Terbaik?

Apa Bahan Kaos Terbaik?

Ketika mencetak kaos, Anda dihadapkan pada berbagai pilihan bahan kaos. Ada banyak pilihan bahan, apakah bahan kaos terbaik? Semuanya tergantung dengan kebutuhan Anda.

Berikut adalah beberapa jenis bahan kaos yang mum digunakan:

Katun Combed

Bahan yang paling umum digunakan dalam mencetak kaos adalah katun. Bahan katun Combed terbuat dari 100% serat kapas murni. Karakteristik benangnya lebih halus dibandingkan dengan bahan lainnya, menyerap keringat, dan tidak berbulu. Katun Combed dibagi lagi berdasarkan ketebalannya, ditandakan dengan20s, 24s, atau 30s. Semakin besar angkanya, makan semakin tipis kainnya. Untuk Anda yang ingin mencetak kaos dengan bahan nyaman dan dingin, katun Combed bisa menjadi pilihan yang tepat.

Katun Carded

image credit: unsplash.com

Bahan katun Carded serupa tapi tak sama dengan katun Combed. Perbedaannya, katun Carded memiliki serat benang yang tidak begitu rata dan halus sehingga kaos yang dihasilkan kadang terasa kurang halus. Untuk Anda yang membutuhkan kaos dengan harga lebih murah, cocok menyasar katun carded ini dikarenakan harganya yang cocok untuk pasar menengah bawah.

Cotton Viscose

image credit: unsplash.com

Kaos yang terdiri dari campuran Katun Combed dan Viscose ini memiliki susut pola yang lebih kecil dibandingkan bahan katun biasa sehingga terasa lebih nyaman. Bahan ini juga bisa menyerap keringat dengan lebih baik sehingga cocok untuk Anda yang mengedepankan kenyamanan.

Polyester

Polyester adalah jenis bahan yang terbuat dari serat sintesis dari hasil minyak bumi. Ciri-ciri kain polyester adalah lebih tipis, agak kasar, dan kurang bisa menyerap keringat dengan baik. Menggunakan bahan ini tanpa digabungkan dengan bahan Katun kurang disarankan karena tidak nyaman untuk dipakai.

Nah, setelah mengetahui beragam jenis bahan kaos, yang manakah bahan kaos terbaik untuk Anda?

Untuk Anda yang mengedepankan kenyamanan, tentunya kaos dengan bahan Cotton Combed adalah yang paling sesuai untuk Anda. Cetak kaos di Printerous dengan bahan Cotton Combed 30s yang terbuat dari 100% katun jersey yang nyaman. Selain itu, Anda bisa menentukan area cetak sesuai keinginan Anda dan memesan kaos secara online!

Tunggu apalagi, cetak kaos online di Printerous.

Membuat Kaos, Apa Perbedaan Teknik Cetak DTG dan Sablon Manual?

Membuat Kaos, Apa Perbedaan Teknik Cetak DTG dan Sablon Manual?

Ketika ingin mencetak kaos, umumnya ada 2 pilihan teknik cetak, yaitu digital dengan DTG dan sablon manual. Sebenarnya, apa sih perbedaan antara kedua teknik cetak tersebut?

Sebelumnya, lebih baik kita mengenal definisi dari teknik cetak DTG dan sablon manual itu sendiri. Teknik cetak DTG adalah teknik sablon yang menggunakan mesin. Mesin yang digunakan adalah printer untuk mencetak gambar dan mesin press. Sedangkan sablon manual adalah teknik cetak yang masih menggunakan keahlian manusia untuk mengerjakannya.

Ada 3 perbedaan yang mendasar dalam penggunaan teknik cetak DTG dan sablon manual:

Waktu pengerjaan

Karena mengandalakan tenaga mesin, mencetak kaos dengan teknik DTG biasanya tergolong cepat. Dalam waktu 1 jam bisa menyelesaikan satu lusin kaos. Sedangkan dengan menggunakan teknik sablon manual, waktu yang dibutuhkan untuk menghasilkan 1 lusin kaos bisa sampai seharian.

Media yang digunakan

Dengan teknik cetak DTG, gambar atau tulisan yang diinginkan akan tercetak langsung ke media kaos. Sedangkan untuk sablon manual menggunakan media cat yang akan dicetak dalam screen hingga desain tercetak pada kaos.

Jumlah minimum order kaos

Cetak kaos menggunakan teknik digital bisa digunakan untuk order dalam jumlah kecil, bahkan hanya 1 order sekalipun. Sedangkan untuk teknik manual memiliki jumlah minimum order yang tidak sedikit, karena tenaga dan effort yang digunakan tentulah lebih besar.

Setelah mengetahui perbedaan teknik cetak DTG dan sablon manual, tentunya Anda sudah bisa menentukan teknik cetak yang mana yang cocok dengan kebutuhan dan keinginan Anda.

Cetak di Printerous untuk mencetak kaos dengan teknik cetak DTG dan sablon manual berkualitas! Selain kualitas kaos dan sablon nya terjamin, Anda juga bisa memesan kaos secara online tanpa perlu repot pergi ke percetakan.

Tunggu apalagi, rasakan #MudahnyaMencetak kaos online di Printerous!